Efek dari operasi simpatik yang dilakukan oleh Polisi

image

Sore tadi sekitar jam 18.30 WITA, saya melewati salah satu jalan protokol di Denpasar yakni Jalan Teuku Umar. Bagi yang pernah berkunjung ke Bali pasti tahu jalan ini. Jalann Teuku Umar ini kalau malam adalah salah satu kawasan kuliner di Denpasar. Dan kemacetan adalah teman setia dari jalan yang satu ini.



Tapi kali ini, mulai memasuki Jalan Teuku Umar mulai dari depan Telkom dan terus hingga ke Simpang Enam, banyak polisi berjaga. Sepertinya setiap 1 kilometer ada seorang polisi yang berjaga. Otak saya pun berpikir, wah pejabat siapa lagi yang mau lewat.

Awalnya niat beli makan ke sebuah resto dan biasanya parkir di pinggir jalan tidak masalah. Tapi kali ini saya dilarang parkir oleh tukang parkir. Wah apa lagi ni? Tumben tukang parkir nolak rejeki. Ya sudahlah lalu saya singgah ke salah satu resto disebelahnya yang kebetulan ada tempat parkir. Nah dari sana saya dapat info kalau kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari. Langsung pikiran saya terbang ke operasi simpatik yang dilakukan serentak oleh Polri.

Walaupun saya kesusahan mendapatkan parkir, tapi jujur saya nyaman banget di jalan karena tidak macet. Asli lancar banget jalannya. Andaikan operasi simpatik ini dilakukan setahun penuh. Asli keren.. Jadi operasi simpatik ini kesannya bagus dan tidak sekedar main tilang seenak udel. Ini baru operasi simpatik namanya.

Baca juga artikel saya:

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama