Disaat semua orang ingin tertib di jalan, dimanakah kita seharusnya?

image



Jelas semua para pemakai jalan ingin tertib dan lancar di jalan. Oke kesampingkan dahulu tentang macet yang kayak lingkaran setan. Kita bahas tentang diri kita sendiri yang menjadi bagian di jalan raya.
Ada pepatah mending telat 5 menit dibandingkan celaka di jalan. Pepatah itu ada benarnya. Tapi tidak selalu juga benar. Apakah riding dengan pelan menjamin selamat di jalan dan tidak mengganggu pengguna jalan yang lain? Apakah riding ngebut juga pasti akan celaka? Jelas tidak kan. Nah disinilah perlu kontrol diri sendiri. Hanya teman-teman yang bisa mengetahui kadar kemampuan diri sendiri.

Jalanan milik umum dan semua ingin lancar termasuk kita. Maka dari itu, ada baiknya kita di jalan juga ikut tertib. Jangan cuma ingin orang tertib di jalan tapi kita tidak tertib. Bayangkan kalau orang lain juga berpikir seperti kita. Tentu harapan semua orang untuk tertib dan lancar tidak tercapai bukan. Seperti tulisan saya terdahulu, semua balik ke diri kita masing-masing. Mulailah dari hal kecil dahulu seperti membuang sampah pada tempatnya lalu ikuti aturan lalu lintas, dll.
Seperti kata mbah dukun, kalau cuma himbauan ga akan mempan. Maka cobalah dari sendiri okay. Semoga menjadi renungan dan pertimbangan. Terima kasih.

20 Komentar

  1. Paling enak ngebut tp selamat.... Heeehee

    BalasHapus
  2. Kalau saya bawa scoopy ya jalan santai 40km/h di sisi kiri, kalau bawa CS1 ya wajib ngebut 80km/h

    BalasHapus
  3. ketertiban di jalan tergantung 2 faktor khusus:
    1. pribadi pengendara
    2. atribut jalan itu sendiri.

    klo gambar ilustrasi di atas semrawut bukan karena pengendara yang salah, tetapi karena atribut jalanan yg kuran. tidak ada marka jalan yg bisa menjadi acuan. kalau atribut jalan lengkap, pasti pengguna jalan akan mematuhinya (hanya sedikit yg tidak mematuhi). so saya rasa 2 faktor di atas sangat penting.
    *ndongeng ;)

    BalasHapus
  4. yaoo, setuju sama tulisan agan,
    keselamatan yang utama.
    Bawa motor kencang sama ugal - ugalan beda gan.

    BalasHapus
  5. Setuju mas... terkadang kita udah hati-hati tp yang lain sruntulan ya sama aja mas.....

    BalasHapus
  6. saat semua orang ingin tertib
    dimanakah kita seharusnya?...
    ..
    ..
    dirumah.. tidur :mrgreen:

    http://brigade15.wordpress.com/2013/01/28/just-info-nih-baca-aja-deh/

    BalasHapus
  7. Wakakaka.. Males keluar ya dik :)

    BalasHapus
  8. Betul bangettttt. Tp persepsi org selama ini ngebut diidentikkan dgn ugal-ugalan :(

    BalasHapus
  9. Betul mas. Saya lbh concern ke poin diri sendirinya. Walopun semua atribut jalan ada tp dasar mentalnya bobrok ya sama aja hehehe. Ow ya pic diatas itu emang pada saat mati lampu lalu lintasnya. Dan itu stuck

    BalasHapus
  10. Begitulah seharusnya mas. Andaikan semua paham akan aturan baku bahwa jalan raya mempunyai jalur lambat, jalur sedang dan jalur cepat mungkin bisa mengurangi pengendara zig zag dijalan

    BalasHapus
  11. Hoiii moxxxx.. Apalagi jejerannya 4 satria, 1 tornado, 1 tiger (utk logistik bensin) dan 1 fxr hehehe. Seru yo mox :)

    BalasHapus
  12. soalnya banyak yang bawa motor kencengnya tanpa perhitungan... Alay banget dah...

    BalasHapus
  13. Wah klo yg gt buanyakkk bgt. Biasanya plus knalpot free flow yg kerasnya ga ketulungan :(

    BalasHapus
  14. tertib rambu...


    http://otoarea.wordpress.com/2013/01/30/ingin-bertahan-yamaha-harus-punya-motor-sport-function-genre/

    BalasHapus
  15. hati-hati, patuhi rambu jalan, ingat nyalakan lampu ketika gelap, dahulukan pejalan kaki, saling menghargai di jalan.. :D

    BalasHapus
  16. Spot on with this write-up, I actually believe that
    this website needs a great deal more attention.
    I'll probably be returning to see more, thanks for the info!

    BalasHapus
  17. I really like your blog.. very nice colors & theme. Did you create this website yourself or did
    you hire someone to do it for you? Plz reply as I'm looking to create my own blog and would like to find out where u got this from. many thanks

    BalasHapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama